Paul Hype Page Logo

Starting an Automotive Business in Indonesia

6 min read|Last Updated: Juli 14, 2022|
Beranda>Guides / FAQ>Starting an Automotive Business in Indonesia
What’s in this article
Can’t find what you’re looking for? Talk to our experts today.
SCHEDULE A CALL >

Industri otomotif Indonesia adalah salah satu bagian terpenting dari sektor manufaktur negara. Banyak perusahaan otomotif terkenal di dunia telah membuka pabrik atau memperluas operasi bisnis ke Indonesia. Indonesia juga telah berkembang dari status pusat produksi berorientasi ekspor menjadi pasar penjualan utama karena meningkatnya PDB per kapita. Indonesia adalah negara manufaktur otomotif terbesar kedua di Asia Tenggara; hanya peringkat di belakang Thailand dalam statistik ini. Namun, karena tingkat pertumbuhan ekonomi yang tinggi dalam beberapa tahun terakhir, Indonesia diharapkan dapat mengurangi kesenjangan selama dekade berikutnya. Saat ini, Indonesia terutama bergantung pada investasi asing langsung untuk pendirian fasilitas manufaktur otomotif. Sebagian besar investasi asing langsung ini berasal dari Jepang. Indonesia juga telah berupaya mengembangkan industri komponen yang mendukung industri manufaktur otomotifnya.

Industri Otomotif Indonesia Saat Ini

Menurut statistik terakhir, peningkatan kapasitas produksi kendaraan dalam negeri belum sejalan dengan pertumbuhan permintaan kendaraan buatan dalam dan luar negeri. Terlepas dari kenyataan ini, tidak ada kekhawatiran besar tentang situasi ini karena permintaan kendaraan memiliki banyak ruang untuk pertumbuhan di tahun-tahun mendatang; Kepemilikan kendaraan per kapita Indonesia relatif rendah.

Penjualan kendaraan dan pertumbuhan ekonomi terkait erat. Ketika pertumbuhan produk domestik bruto (PDB) per kapita suatu negara meningkatkan daya beli masyarakat negara tersebut dan tingkat kepercayaan konsumen yang tinggi, banyak yang akan menjadi lebih mau membeli kendaraan. Namun, pada saat kesulitan ekonomi, masyarakat cenderung menolak pembelian barang-barang yang relatif mahal seperti kendaraan. Korelasi antara penjualan kendaraan dalam negeri dan pertumbuhan ekonomi telah terjadi di Indonesia. Setiap kali ekonomi Indonesia tumbuh dengan jumlah yang signifikan, penjualan kendaraan di Indonesia juga meningkat. Demikian pula, setiap kali perekonomian Indonesia menghadapi kesulitan, penurunan penjualan kendaraan terlihat.

Penjualan kendaraan di Indonesia, seperti halnya di tempat lain di dunia, juga dipengaruhi oleh harga bahan bakar. Setiap kali pemerintah Indonesia menaikkan harga bahan bakar bersubsidi untuk menjaga kondisi perekonomian negara, penjualan kendaraan turun karena keengganan banyak orang untuk membeli kendaraan ketika biaya bahan bakar akan tinggi. Nilai tukar mata uang juga mempengaruhi penjualan kendaraan di Indonesia. Setiap kali rupiah melemah, impor menjadi lebih mahal. Hal ini mempengaruhi harga kendaraan dan juga penjualan kendaraan karena di Indonesia banyak kendaraan dan komponen kendaraan yang harus diimpor.

Namun secara umum, secara makroekonomi dan moneter, penjualan kendaraan di seluruh Indonesia pada tahun-tahun mendatang diperkirakan akan meningkat. Ada beberapa alasan mengapa hal itu terjadi. Pertama, Indonesia memiliki rasio kepemilikan kendaraan per kapita yang agak rendah yang menyiratkan bahwa ada banyak ruang untuk pertumbuhan pasar karena akan ada banyak pembeli kendaraan pertama kali di antara kelas menengah yang berkembang di Indonesia. Selain itu, mobil ramah lingkungan murah yang populer dan terjangkau diharapkan mampu meningkatkan penjualan kendaraan di Tanah Air. Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) mengharapkan penjualan kendaraan di Tanah Air terus meningkat selama satu dekade ke depan.

 Incorporation checker

Mengapa Seseorang Harus Memulai Bisnis Otomotif di Indonesia

Indonesia merupakan pasar kendaraan terbesar di Asia Tenggara. Ini menyumbang sekitar sepertiga dari total penjualan kendaraan tahunan di Asia Tenggara. Indonesia tidak hanya memiliki populasi yang besar tetapi juga memiliki kelas menengah yang berkembang pesat. Bersama-sama, kedua faktor ini menciptakan kekuatan konsumen yang signifikan yang menyebabkan banyak calon pemilik bisnis tertarik untuk memulai industri otomotif yang berbasis di Indonesia.

Cara Memulai Bisnis Otomotif di Indonesia

Memulai bisnis di Indonesia tidak sesulit yang diyakini banyak orang. Setelah seseorang memilih industri di mana bisnis akan dimulai dan rencana investasi siap, proses pendirian dapat diselesaikan tanpa banyak masalah. Salah satu industri yang paling cocok untuk memulai sebuah perusahaan di Indonesia adalah sektor otomotif. Penjualan kendaraan bermotor di Indonesia merupakan bisnis yang menggiurkan, terutama dalam beberapa tahun terakhir, karena Indonesia banyak mengimpor kendaraan bermotor dan tidak terlalu bergantung pada industri manufaktur kendaraan bermotor lokal. Untuk itu, tidaklah sulit untuk membuka dealer otomotif di Indonesia. Tentu saja, siapa pun yang mempertimbangkan untuk memulai bisnis otomotif di Indonesia harus memiliki pengetahuan tentang persyaratan dan peraturan setempat.

Memasukkan Bisnis Otomotif di Indonesia

Pendirian bisnis apa pun di Indonesia, seperti halnya bisnis lainnya, harus mematuhi hukum perusahaan di Indonesia dan persyaratan yang ditetapkan oleh Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM).

Penting juga untuk memilih entitas bisnis yang cocok untuk bisnis tersebut. Mereka yang berencana untuk memulai bisnis otomotif yang berbasis di Indonesia harus mengetahui bahwa perusahaan milik asing (PT PMA) dan perusahaan lokal (PT) adalah badan usaha yang paling banyak dipilih.

Jual Kendaraan Bermotor di Indonesia

Seseorang dapat memilih untuk mendirikan dealer kendaraan bermotor baru atau bisnis dealer kendaraan bermotor bekas di Indonesia. Karena jumlah penduduk yang besar di Indonesia, seorang pemilik bisnis dapat menjual berbagai jenis kendaraan bermotor di Indonesia untuk mendapatkan keuntungan. Kendaraan bermotor yang sering dijual di Indonesia antara lain kendaraan premium dari pabrikan terkemuka, kendaraan yang digunakan untuk transportasi para wisatawan, dan kendaraan untuk keperluan pribadi.

Setelah Anda membaca banyak informasi tentang memulai bisnis otomotif di Indonesia, mungkin Anda ingin melakukannya sendiri. Jika Anda mau, kami di Paul Hype Page & Co dapat membantu Anda. Tim inkorporasi kami akan mengarahkan Anda pada jalur untuk memiliki perusahaan milik Anda sendiri yang berbasis di Indonesia. Jika Anda mengalami masalah selama proses penggabungan, kami akan dapat bekerja dengan Anda untuk menyelesaikannya.

Peraturan Terkait Bisnis Otomotif Indonesia

Mereka yang memiliki perseroan terbatas milik asing wajib memiliki agen lokal untuk menjual kendaraan bermotor. Siapapun yang telah mendaftarkan perusahaan dengan mitra lokal kemudian dapat bertindak sebagai distributor langsung di Indonesia berdasarkan perjanjian distribusi. Karena banyak pemilik bisnis asing mengimpor kendaraan mereka ke Indonesia untuk dijual, pemilik bisnis otomotif di Indonesia juga perlu mendapatkan izin impor umum (API-U). Pemilik bisnis otomotif juga harus menerima dokumen tertentu untuk menunjukkan bahwa kendaraan yang dijual sesuai dengan peraturan emisi setempat. Perjanjian jual beli yang ditandatangani oleh pembeli dan penjual juga diperlukan. Harga kendaraan yang akan dijual harus sudah termasuk harga eceran serta semua pajak yang akan dikenakan.

Peraturan No. 22 merupakan peraturan penting terkait penjualan kendaraan di Indonesia. Ini mengkategorikan semua perusahaan otomotif di Indonesia ke dalam empat kelompok: distributor, sub-distributor, agen, dan sub-agen.

contact us

FAQs

Apakah banyak kendaraan buatan Indonesia yang diekspor?2022-07-12T10:54:58+08:00

Pemerintah Indonesia mengharapkan ekspor kendaraan di dalam negeri meningkat, terutama sejak pemberlakuan Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) yang menjadikan kawasan Asia Tenggara menjadi satu pasar dan kawasan produksi tunggal. MEA diharapkan dapat memberikan lebih banyak peluang bagi eksportir dengan meningkatkan jumlah perdagangan regional yang dilakukan. Pasar ekspor terpenting di Asia Tenggara adalah Thailand, Filipina, dan Malaysia. Banyak kendaraan buatan Indonesia juga diekspor ke Jepang dan Arab Saudi.

Namun, sulit bagi Indonesia untuk meningkatkan ekspor kendaraannya karena industri otomotif nasional masih berada di level Euro 2, sehingga menyiratkan standar emisi yang relatif rendah jika dibandingkan dengan negara lain. Masalah lain yang membatasi ekspor kendaraan buatan Indonesia adalah kekhawatiran tentang standar keselamatan serta relatif kurangnya pengembangan teknologi dan infrastruktur.

Kesulitan apa yang mungkin dihadapi oleh seseorang yang memulai bisnis otomotif di Indonesia?2022-07-12T10:55:11+08:00

Setiap usaha bisnis dihadapkan pada berbagai tantangan, tidak terkecuali bisnis otomotif di Indonesia. Tantangan utama yang harus diatasi oleh pemilik bisnis otomotif Indonesia meliputi: kemampuan untuk memenuhi pasar lokal, bea masuk, keunggulan atau kekurangan merek, ketersediaan produk, fluktuasi nilai tukar mata uang, hambatan bahasa, perbedaan metode pembayaran, dan hukum dan peraturan asing jika berlaku.

Share This Story, Choose Your Platform!

More Business Insights

Got other questions?

Drop us a message on WhatsApp or connect with us through our contact form.

CONTACT US >

Join the discussions

Go to Top