Indonesia telah berkembang menjadi salah satu tujuan populer untuk bekerja mengingat pertumbuhan ekonomi dan budaya yang ramah. Selain mendirikan perusahaan di Indonesia, banyak yang mencari pekerjaan dan tertarik untuk tinggal dan bekerja di Indonesia.

Untuk melakukannya, seseorang harus mengajukan visa atau izin kerja sebelum memasuki negara tersebut. Karena sebagian besar aplikasi visa adalah untuk mereka yang ingin masuk ke Indonesia untuk bekerja, artikel ini hanya akan fokus untuk mendapatkan visa kerja di Indonesia.

Apa Saja Jenis Visa di Indonesia?

Setiap orang asing yang datang ke Indonesia, biasanya memiliki tujuan yang berbeda-beda, ada yang datang untuk berlibur, untuk itu mereka akan meneliti tentang izin kunjungan untuk sah tinggal di Indonesia, selain itu ada yang datang untuk urusan bisnis.

Oleh karena itu, ada berbagai jenis visa di Indonesia yang melayani kebutuhan yang berbeda. Beberapa jenis visa yang tersedia adalah:

  • Visa bisnis

  • Visa Izin Kerja

  • Kunjungi Pass

  • Tiket Wisata

  • Pass Dependen

Langkah-langkah Mendapatkan Visa Kerja di Indonesia

Ada 4 langkah utama untuk mendapatkan visa kerja di Indonesia.

#1 – Persetujuan Pemerintah dan Penyerahan Rencana Penempatan Tenaga Kerja Asing (RPTKA) kepada Kementerian Tenaga Kerja

Pemberi pekerja yang mempekerjakan warga negara asing harus terlebih dahulu mendapatkan persetujuan resmi dari pemerintah sebelum mengajukan permohonan visa izin VITAS. Meminta persetujuan dapat berupa surat pengumuman (SPT), atau surat dari Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) yang menunjukkan bahwa kontrak kerja telah ditandatangani.

Selain itu, Rencana Penempatan Tenaga Kerja Asing atau RPTKA juga wajib disampaikan kepada Kementerian Tenaga Kerja. Jika disetujui, RPTKA ini akan digunakan sebagai dasar pemberian izin tinggal terbatas (ITAS) bagi tenaga kerja asing yang bersangkutan.

Dokumen yang Diperlukan untuk mendapatkan RPTKA

  • Formulir aplikasi RPTKA

  • Surat yang merinci alasan mempekerjakan warga negara asing, dan perannya di perusahaan;

  • Salinan semua dokumen perusahaan sponsor. Perlu diketahui bahwa untuk mempekerjakan tenaga kerja asing, modal disetor perusahaan minimal harus Rp 1.100.000.000 per satu tenaga kerja asing.

  • Surat rekomendasi dari instansi lain untuk jenis perusahaan tertentu seperti Minyak dan Gas Bumi; pertambangan dan transportasi. Ini tidak diperlukan untuk perusahaan perdagangan atau konsultan

  • Fotokopi Laporan Ketenagakerjaan (WajibLaporKetenagakerjaan – WLK), laporan tahunan kepada departemen tenaga kerja yang menyatakan jumlah tenaga kerja asing dan pekerja lokal yang dipekerjakan di perusahaan (diterbitkan secara online oleh Kementerian Tenaga Kerja)

  • Bagan struktur organisasi perusahaan

  • Satu karyawan mitra Indonesia per ekspat (tidak diperlukan untuk direktur dan komisaris atau direktur/komisaris non-residen)

Namun ada pengecualian bagi perusahaan yang mempekerjakan tenaga kerja asing untuk peran tertentu yang tidak perlu mengajukan RPTKA, antara lain;

  • Pemegang saham direksi atau dewan komisaris perseroan

  • Pejabat diplomatik dan konsuler

  • Beberapa jenis pekerjaan pemerintah

#2 –Terapkan untuk izin kerja (IMTA)

Setelah RPTKA disetujui, pengusaha diwajibkan untuk mengajukan IMTA. Untuk melakukannya, mereka juga harus menyerahkan informasi pribadi tentang pemohon kepada Kementerian Tenaga Kerja. Informasi ini akan diproses dan disetujui tidak lebih dari dua hari kerja.

Informasi ini mencakup jenis kelamin, kebangsaan, tempat dan tanggal lahir, nomor paspor dan masa berlakunya, peran pekerjaan mereka dan berapa lama mereka telah bekerja di perusahaan, serta sertifikat pendidikan dan pengalaman kerja.

IMTA diterbitkan untuk jangka waktu paling lama satu tahun. Hal ini dapat diperpanjang sesuai dengan jangka waktu berlakunya RPTKA, sampai dengan jangka waktu paling lama dua tahun.

Dokumen yang diperlukan untuk mendapatkan IMTA terdiri dari:

  • Formulir persetujuan RPTKA

  • Salinan paspor

  • Bukti sertifikat pendidikan yang relevan dengan posisi tersebut

  • Sertifikat kompetensi atau pengalaman kerja minimal lima tahun pada posisi yang relevan dengan posisi tersebut

  • Asuransi yang diterbitkan oleh perusahaan asuransi yang berbadan hukum Indonesia

  • Pernyataan dari ekspat yang setuju untuk mentransfer pengetahuannya ke mitra Indonesia

  • Tanda terima pembayaran DKP-TKA (US$ 100 per bulan atau US$ 1.200 per tahun)

  • Dua foto dengan latar belakang merah (foto yang diedit tidak dapat diterima)

  • Memiliki Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) dan sudah terdaftar dalam Sistem Jaminan Sosial Nasional (BPJS) jika telah bekerja di Indonesia lebih dari 6 bulan

EP & Visa checker

# 3 – Ajukan Visa dan Izin Tinggal Terbatas

Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) perlu menerbitkan surat rekomendasi kepada Departemen Imigrasi, yang memberitahukan bahwa pihaknya telah menerbitkan VITAS kepada karyawan asing yang direkomendasikan tersebut.

Berdasarkan peraturan baru, pelamar dapat secara bersamaan mengajukan ITAS di kedutaan Indonesia terdekat.

Perwakilan diplomatik Indonesia yang relevan akan menerbitkan VITAS dan surat yang menyetujui penerbitan ITAS dalam waktu dua hari kerja setelah menerima formulir aplikasi yang telah diisi.

Selanjutnya, pekerja asing akan diberikan beberapa izin masuk kembali, yang akan berlaku untuk jangka waktu yang sama dengan ITAS mereka.

ITAS memungkinkan ekspatriat di Indonesia untuk bekerja secara legal, mendapatkan remunerasi, dan membuka rekening bank. Ini juga memberi seseorang hak untuk tinggal tanpa harus meninggalkan negara itu secara teratur dan memungkinkan mereka untuk memperoleh status penduduk tetap setelah tiga tahun.

Biaya keseluruhan bagi pemberi kerja untuk mendapatkan ITAS kira-kira antara US$1.000 dan US$1.200.

Dokumen yang diperlukan oleh pemberi kerja untuk mendapatkan anITAS:

PEMBERI PEKERJAAN  PEMOHON 
Fotokopi RPTKA  Fotokopi paspor dengan masa berlaku minimal 18 bulan; 
Fotokopi Tanda Pengenal (KTP) PIC sponsor  Fotokopi curriculum vitae yang dicap oleh perusahaan dan ditandatangani oleh direktur di atas materai 
Fotokopi Tanda Pengenal (KTP) pegawai lokal yang bekerja pada perusahaan yang sama;  Fotokopi Ijazah Perguruan Tinggi atau gelar pendidikan tertinggi dalam bahasa Inggris atau Bahasa, dicap oleh perusahaan dan ditandatangani oleh direktur di atas materai 
Semua dokumen perusahaan sponsorship  Sertifikat kerja dengan pengalaman minimal 5 tahun 
Wajib Lapor Ketenagakerjaan (WLK)  Asuransi kesehatan 
Kop surat kosong perusahaan  Foto-foto 
Stempel perusahaan 

# 4 –  Ajukan Kartu KITAS dan Buku Biru Registrasi Orang Asing

Setelah ITAS diperoleh, TKA dapat mengajukan Kartu KITAS dan Buku Registrasi Orang Asing Biru yang digunakan untuk mencatat status keimigrasiannya.

Keduanya akan memberikan izin tinggal bagi orang asing selama dua tahun dan setiap kali dapat diperpanjang hingga dua tahun, hingga total maksimum enam tahun.

Memutuskan untuk bekerja atau pindah ke Indonesia? Hubungi kami untuk aplikasi visa Anda hari ini untuk transisi yang mulus!

FAQs

Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk mendapatkan visa kerja?2022-04-26T09:45:06+08:00

Seluruh proses diperkirakan memakan waktu 5 hari jika set lengkap dokumen yang diperlukan diserahkan. 

Apakah Indonesia tempat yang baik untuk bekerja?2022-04-26T09:45:30+08:00

Indonesia memiliki ekonomi terbesar di Asia Tenggara, artinya ada potensi pertumbuhan ekonomi. Dengan demikian, Indonesia memiliki berbagai macam barang dan jasa serta standar hidup yang lebih baik. 

Di kota Jakarta dan Bali, ada komunitas ekspatriat yang besar karena populer di kalangan turis dan pelancong. 

Apa hukuman bekerja di Indonesia tanpa Visa Kerja?2022-04-26T09:45:48+08:00

Orang asing yang bekerja tanpa izin akan dikenakan denda Rp 500 Miliar dan penjara 5 tahun yang disebutkan dalam Undang-Undang Keimigrasian Indonesia. Di sisi lain, majikan juga akan dikenakan denda sebesar Rp 36 Miliar. 

Apakah ada batas waktu maksimal perpanjangan visa kerja?2022-04-26T09:48:58+08:00

Ya. Untuk KITAS, Visa Izin Tinggal Sementara, dapat diperpanjang setiap tahun selama maksimal 5 tahun. 

2022-04-26T09:52:22+08:00Maret 15, 2019|

Share This Story, Choose Your Platform!

Join the discussions

Go to Top